Karena teror dan ancaman yang terus diterimanya, akhirnya Fey memutuskan untuk pindah dari kontrakannya. Ia saat ini tengah membereskan beberapa potong pakaiannya, juga barang-barang penting yang diperlukan. Setelah semua sudah dikemas, Fey mulai menggeret kopernya keluar dari kontrakan. Bagi Fey, kepindahan ini tidak masalah karena ia melakukannya untuk buah hatinya yang sedang ia kandung. Fey masih memiliki sisa tabungan untuk menyewa sebuah kontrakan baru, yang terpenting bagi Fey hanyalah agar ia bisa terhindar dari segala teror dan ancaman yang ia terima belakangan ini. Berjalan cukup jauh keluar dari gang-gang sempit yang ia lalui, sampai membawanya ke jalan raya untuk memberhentikan sebuah taksi. Ia harus pindah lebih jauh lagi dari sini, supaya peneror itu tak sampai kepadanya.

