"Apa yang kau lakukan di sini?" "Aku membawakan makan siang untukmu, Mama bilang kau sangat suka dengan daging panggang. Jadi aku membelikannya dari restoran terbaik khusus untukmu." Tak menghiraukan perkataan Vanessa, Arnold tetap terfokus pada lembaran kertas di tangannya dan juga laptop di hadapannya. Namun wanita itu tidak menyerah, ia akan terus berusaha untuk mendapatkan perhatian Arnold. Semakin sulit untuk didapatkan, justru hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Vanessa. Tak terhitung sudah berapa laki-laki yang bertekuk lutut padanya, justru ia mudah merasa bosan pada pria yang dengan mudahnya jatuh ke pelukannya. Ia memerlukan pria yang sulit untuk didapatkan, dan dia telah menemukan orangnya, Arnold. Semakin pria itu memberontak, semakin ia akan gencar mendekatinya. Bahk

