Hari ini Raline, Zio, dan Xavin berangkat ke Los Angeles, ingin mengujungi makamnya Grace, karena sudah lama mereka tidak ke sana, lagipula mereka juga sudah rindu dengan Grace. Setelah sampai di pemakaman itu, mereka langsung ke dalam dan melihat makamnya sangat terawat karena Xavin membayar orang untuk merawat makamnya Grace. Biar bagaimanapun juga Grace harus tetap mendapatkan yang terbaik, meskipun dia telah lebih dulu meninggalkan dunia. Xavin meletakkan satu buket bunga lily ydi atas makamnya, bunga lily adalah bung yang paling disukai oleh sang istri semasa hidupnya. “Grace, ini bunga lily yang menjadi favorimu. Kau apa kabar? Aku harap kau baik-baik saja,” ujar Xavin seraya menatap sendu dan membelai lembut nisan yang bertuliskan nama istri yang paling dicintainya itu. “Maaf aku ba

