Raline menatap surat kontrak yang ada di genggamannya, jujur saja sekarang ia merasa ragu bahwa apa yang ia lakukan adalah yang benar, ia takut nanti Xavin akan marah dan lagi-lagi ia kembali menyakiti Xavin dan Zio. Entahlah, Raline jadi bingung, dilema, galau. Sekarang ia jadi ragu melakukan job ini, atau mungkin sebaiknya Raline membatalkan saja, tetapi sekarang Raline tidak memiliki banyak uang untuk membayar ganti rugi, ia marah kepada dirinya sendiri yang terlalu takut memberi tahu Xavin tentang keadaan yang sebenarnya, ia marah kepada dirinya sendiri yang terlalu gegabah dalam mengambil keputusan. Andai saja ia lebih bisa berpikir dengan matang pasti sekarang ia tidak menyesalinya. Memang penyesalan selalu datang belakangan. Raline menghela napas dan meremas surat kontrak itu dengan

