Yoyo bersenandung kecil saat ia menuju kantor Ringga, karena setahun yang Dinda berasa disana. Rasanya tidak melihat istrinya selama seminggu sudah membuat ia merasakan rindu yang hebat. Yoyo pun sampai di depan ruangan Ringga, Yoyo mengetuk pelan namun suara lembut wanita yang ia dengar. Dan Yoyo sangat mengenal baik suara itu. “Masuk... “ Ujar suara itu. Yoyo pun membuka pintu perlahan dan melirik sedikit ke arah dalam ruangan ini. Pertama yang ia lihat ternyata Dinda berada di sana. Wanita itu sedang sibuk dengan komputer dan dokumen yang menumpuk di sampingnya. Hati Yoyo terasa sangat senang saat melihat wanita yang paling cintai sedang berada di hadapannya. “Hai Dinda... “ Sapa Yoyo lembut. Dinda pun menoleh dengan rasa yang terkejut, ia tak menyangka Yoyo akan datang secepat

