Jantung Austin berdebar kencang saat semua mata memandang ke arahnya. Jas putih dan celana putih yang dia kenakan adalah penanda perjuangan kisah cintanya akan memulai kembali dari kisah cinta yang sebenarnya. Dan, janji suci baru saja terlaksana dengan lancar walau rasanya dia ingin segera berlari ke arah perempuan yang kini berjalan mendekatinya, perempuan dengan gaun putihnya tersenyum berjalan ke arahnya, akhirnya wanita yang bernama Carmilla tersebut tiba di sisi Austin dengan senyuman kebahagiaan dari kedua mempelai. Ciuman hangat pun menjadi akhir dari selesainya acara tersebut dan di mulainya pesta pernikahan yang sudah ditunggu oleh tamu undangan yang sedari tadi bersorakan melihat adegam romantisme dari keduanya, membuat Kyler, Raymond, Hart, Lais, beserta Eliot merasa iri dan

