Lucas dan Anggi saling memandang dan bingung dengan perkataan nenek Anggi karena tiba – tiba bertanya hal tersebut, meski ada sedikit rasa bahagia di hati Lucas tidak membuatnya besar kepala karena takut salah mengartikan maksud dari pertanyaan sang nenek. “Dia yang dibilang ayahmu semalam kan?,” menatap Anggi “nenek gak akan lupa secara ayahmu bilang kalau Wijaya melamar kamu untuk anaknya.” “Nenek kenal papi?,” Lucas bertanya hati – hati. “Tanyakan papimu kenal Ima tidak?,” Lucas menatap bingung namun tetap menghubungi sang papi bertanya mengenai nenek Anggi. “Nenek dapat salam dari papi,” ucap Lucas ketika mengakhiri panggilannya dengan Wijaya “nenek kamu pernah bekerja di tempat papi,” ketika melihat Anggi yang masih tampak bingung dengan segera Anggi mengangguk paham “saya titip A

