"Alhamdulillah, selesai." Acara ditutup dengan foto-foto dengan panitia dan anggota keluarga lainnya. "Langsung terbang ke Bali, Din?" tanya Ratih pada adiknya. Dia harus mencari cara agar terlihat sibuk untuk menutupi kegugupannya. "Iya. Biar nggak ganggu Mbak Ratih," sahut adiknya. "Mbak Ratih nggak diajak kemana, gitu, Mas?" Dini mengalihkan padangan pada Rizal. "Udah tua, Din. Dimana aja, sama aja," jawab Rizal enteng. "Apanya yang sama aja, Mas?" sela Hasan. Dia ikut nimbrung. "Halah, kamu, belum sampai telinga...." sahut Rizal. Dengan bergantian diantar mobil famili, mereka tiba di rumah orang tua Ratih. Dini sudah berkemas. Dia dan suami langsung berangkat ke bandara. Mereka mendapat voucher bulan madu dari kantor suami Dini. Sementara itu, habis isya, pada tetangga

