Sejak Prita pergi perasaan Ratih tidak karuan. "Aku membutuhkan klarifikasi," gumam Ratih. Dia masih memikirkan ucapan Prita. Apa mungkin mengada-ada. Tapi faktanya memang keluarga Rizal tak banyak yang datang di acara saat di tempat Ratih. Setelah tetangga-tetangga dan kerabat pamit pulang, Ratih baru berani masuk ke kamar. "Mbak Ratih, aku nitip Sasti ya. Ini semua perlengkapan Sasti ada di dalam," ucap Siti sambil membawa tas milk Sasti ke kamar Rizal. "Oh, Iya, Mbak. Biar Sasti sama saya," sahut Ratih. Siti meletakkan tas berisi perlengkapan Sasti ke sudut kamar. "Sebenarnya, sejak Rizal pisah sama mamanya Sasti, biasanya Sasti tidur sama saya, kalau mudik begini. Cuma, saya sudah lama nggak ngobrol sama ibu dan saudara-saudara. Mumpung pada ngumpul dan mumpung ada Mbak Ratih

