22

1047 Kata

Chapter 5 “Sabar, sabar, sabar” suara Axita yang berusaha menenangkan diri. Tampak sesekali ia mengambil napas dan membuangnya kembali dengan perlahan. Berharap hembusan napas yang ia buang dapat menetralisir suasana hati yang melandanya. Kekhawatiran menyelimuti hati Axita. Bagaimana tidak. Ia belum memiliki perkembangan sama sekali mengenai kekuatannya. Kekuatannya masih belum juga dapat ia ketahui. Ia duduk dengan perasaan tidak tenang. Tampak sekali dari raut wajahnya yang tergambar. Ya hari ini adalah hari evaluasi. Hari di mana mereka harus menunjukkan kebolehannya menggunakan kemampuan mereka. Hari evaluasi ini cukup menegangkan, karena siapa pun dari mereka yang tidak ada perkembangan akan dipisahkan kamarnya. Dikumpulkan menjadi satu di kamar khusus di bawah tanah yang katany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN