“Jangan pura-pura tidak tahu!” Finn mencengkeram baju Pustin. “Finn, berhenti.” Jenderal Arthur mencegah Finn berbuat lebih jauh. Pustin menatap mata Finn. Dia berusaha untuk tenang dan tidak takut dengan konfrontasi mereka. Terutama Finn. Apalagi Pustin bukan anak buah Finn. Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. “Saya benar-benar tidak tahu apa yang Jenderal katakan.” Pustin sudah mulai menenangkan hati dan menjawab dengan tenang. Dia melihat mata Finn dengan tajam yang membuat Finn mundur teratur. “Kau yang membuka semua rahasia di Abodie In Hell ke koran ini, bukan?” tanya Jenderal Arthur lagi. “Apa bukti yang Jenderal punya?” tanya balik Pustin kepada Jenderal Arthur. Mereka semua terdiam. Tidak ada yang berani menjawab pertanyaan Pustin. Melihat hal tersebut, Pustin semakin pah

