Pustin mengikuti Marco dan Finn menuju ke area dapur. Cukup kaget melihat dapur di sana yang sangat bersih dan rapi. Dapurnya seperti rumah pejabat dan bangsawan. Semakin kaget Pustin melihat aneka makanan yang disajikan. Jauh lebih mewah dibandingkan makanan yang dia santap ketika melakukan seleksi. Marco mengantarkan makanan memakai peralatan troli terbuat dari kayu. Semua makanan kelas VIP ada di sana. Pustin juga ikut membantu mengantar. Sedangkan Finn mengawasi. Mereka bertiga masuk ke dalam sebuah ruangan makan yang sangat luas. 10 kali lipat dibandingkan dengan rumah Pustin. Para narapidana di sini adalah kalangan bangsawan dan juga pejabat. Mereka tengah asyik menikmati sajian minuman dan juga cerutu. Di dalam hati Pustin menggerutu. “Hei, cepat antar ke ruang makan. Kami sudah

