Yang Tak Sempurna

1628 Kata

"Gitu aja kok ndak bisa sih Mas?!" dumelnya. Ia masih mengomeli Izzan karena tak mendekati Tiara. Menurutnya, hal itu penting. Biar Tiara merasa tergugah gitu dengan perhatian dari Masnya. Tapi yaaaa Izzan tentu ingin menjaga diri. Ia juga takut kalau terlalu sering berada di dekat Tiara. Kenapa? Nanti jantungnya meledak karena terlalu kencang berdegup bagaimana? Hihihi. Izzan hanya menggaruk tengkuk. Kini keduanya sudah berjalan jauh dari mall. Mobil yang dikendarai Izzan sudah masuk jalanan raya Jakarta. Keduanya hendak pulang, menilik hari yang sudah sore. Omong-omong Izzan tadi cukup lama di butik Tiara. Mungkin sekitar sembilan puluh menit? Ah, itu termasuk sangat lama. Ia juga tak bisa keluar karena ulah adik kecilnya ini. Si bawel Nadya tentu tidak akan membiarkannya pergi dengan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN