32

1338 Kata

Selama beberapa hari ini Lily selalu menempel pada Zevanya ke mana pun wizard itu pergi. Ia hanya ingin memastikan jika kakak perempuannya itu tetap tutup mulut. Sudah beberapa kali Zevanya hampir kehilangan kendali dan sedikit lagi akan membeberkan identitas Lily jika saja ia tidak segera menghentikan Zevanya saat itu. Sungguh, bersandiwara dan pura-pura bodoh membuat Lily juga Zevanya sedikit muak. Namun, mereka masih harus tetap menjaga rahasia sebelum waktunya. Lengketnya Lily pada Zevanya yang seperti lem itu sedikit membuat Adrian dan Reyhan kesal karena mereka berdua tidak bisa memiliki waktu lebih banyak bersama Lily. "Apa yang terjadi? Mereka benar-benar seperti kembar siam, selalu menempel," sungut Reyhan kesal. "Entahlah, apa mungkin mereka menyembunyikan sesuatu dari kita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN