10

1450 Kata

Lily terbangun dari tidurnya, gadis itu mengarahkan pandangannya ke berbagai arah. Dinding ruangan berwarna putih, tidak ada apa pun di sana selain sofa, meja nakas kecil dan juga kursi. Dirinya menyadari jika ia masih ada di rumah sakit pack. Ia menengok ke samping dan mendapatkan Adrian atau Grey masih terlelap. Lelaki itu tidur dengan posisi menyamping, menghadap ke arah Lily, menjadikan sebelah tangannya sebagai bantal. Lily menggerakkan badan sepelan mungkin agar prianya tak terbangun. Namun sia-sia karena sang pria telah membuka matanya. Merasa terusik karena pergerakan pelan dari Lily. "Selamat pagi," sapa sang pria sambil menatap sang gadis lalu tersenyum hangat. Lily terkejut karena mendapat sapaan seperti itu. Ia lebih terkejut setelah mendapati bola mata sang pria telah ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN