ASMARA TERULANG PART 60 Perasaan yang Terluka * “Ayah antar ya.” Rafa mendekat pada Gibran yang telah rapi dengan seragam merah putihnya. Ia menawarkan diri untuk mengantar Gibran ke sekolah, sebagai salah satu tugas yang dilakukan seorang ayah seperti orang lain. “Mau ya?” Rafa mengajarkan posisinya dengan Gibran hingga membuatnya harus berlutut karena anak itu masih setinggi pinggangnya. Rafa hendak merangkul bahunya, juga tangan anak itu agar ikut dengannya. Namun, Gibran malah menepis tangan kekar itu, lalu bersembunyi dibalik tubuh Elisa yang sedari tadi berdiri di sampingnya. Sementara Azkia baru saja keluar dari kamar, gadis itu juga telah rapi dengan baju batik formal dan roknya. Ia dan Rafa memang akan bersiap untuk pergi bekerja seperti biasanya. Hanya saja jarak keduanya

