ASMARA TERULANG PART 62 Pernikahan Kedua * Matahari telah bersinar dai ufuk timur, menandakan pagi telah menyambut hari. Memberikan waktu untuk siapa saja yang masih diizinkan Tuhan untuk memilik nyawa. Membiarkan mereka menjalani waktu yang masih tersisa dalam hidupnya. Jam masih menunjukkan pukul enam pagi. Namun, cerahnya sangat mentari sudah terlihat menantang. Memberikan semangat bagi siapa saja yang menjalankan aktivitasnya. Namun, tidak bagi keluarga itu. Tidak bagi keluarga kecil Azkia yang akan menjalani hari ini dengan kepahitan yang sama-sama disembunyikan. Azkia, Rafa, Elisa, Gibran, semua dari mereka memiliki kesedihan dan ketakutan masing-masing. Mereka saling diam, diam memikirkan rasa dalam hati diri sendiri. “Kitab harus cepat!” ucap Rafa pada Azkia dan Gibran yang

