ASMARA TERULANG PART 48 Menemukan Kembali * "Kita harus bagaimana sekarang? Gibran pasti tantrum lagi atau bahkan lebih parah dari yang tadi. Dia anak yang trauma, Bang. Bukan tantrum anak biasa. Aku takut mentalnya malah semakin down." Azkia menggeleng saat mengatakan itu. Ia tak bisa membayangkan bagaimana Gibran akan menghadapi harinya tanpa sang mama. Anak itu belum kuat, belum siap ditinggal mama seperti yang direncanakan Rafa. Rafa menghela napas kasar sambil mengusap rambutnya ke belakang. Ia begitu frustasi dengan keadaan ini. "Abang harus cari Kak Elisa secepatnya." Azkia menyarankan. Kali ini Rafa merasa Azkia benar. Ia harus mencari Elisa dan kembali membawanya ke rumah. Sebab itu Rafa berpikir keras di mana akan mencari Elisa, bahkan ia hanya menyuruhnya pergi begitu

