Patah pada Harapan Sendiri

1893 Kata

#ASMARA_TERULANG #Part_10 Patah pada Harapan Sendiri Matahari mulai beranjak perlahan ke peraduannya. Menyisakan jingga di garis langit yang indah. Setelah beberes rumah dan mandi, Azkia duduk di sebuah ayunan jaring yang diikat sang ayah di batang pohon jambu ke pohon satunya lagi. Ayahnya memang sangat mencintai tanaman. Banyak sekali bunga-bunga ada di rumah, mulai dari mawar, kaktus, kamboja dan entah apa. Ayah lebih tahu daripada Azkia atau ibunya yang seorang perempuan. Pak Ali merawat sendiri tanaman itu, ia selalu menyempatkan diri untuk menyiram pagi dan sore. Hasilnya sangat memanjakan mata, segar sekali udaranya. Azkia sedang menikmati senja yang keindahannya selalu dipuja banyak orang. Ia membaca kembali novel yang diberikan oleh Rafa. Membayangkan wajahnya, Azkia jadi t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN