Ganti Rugi

1335 Kata

Belum puas menangis sejak kemarin, malam ini Cassandra kembali menyirami wajahnya dengan kristal bening dari pelupuk mata indahnya. Cassandra merengek di pelukan Satria. Dia bahkan tidak peduli dengan jarum infus di tangannya, dan luka bekas operasi pada perut sampingnya. Semua ini bermula saat Satria menerima panggilan suara dari rekan kerjanya di Palembang, yang memberi kabar jika dirinya harus segera kembali besok pagi, karena harus melakukan operasi penting pada salah satu pasiennya yang mengalami kritis. "Tanggung jawab kamu, Mas. Cassie kalau udah nangis mah ribet. Lama banget kelarnya," cicit Yosa yang sedang menikmati cappucino hangat miliknya. Satria hanya terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya, memberi isyarat pada Yosa agar tidak semakin menguatkan tangisan Cassand

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN