Drama King

992 Kata

. . . "Apa anda punya pesan terakhir Tuan Mu?" Pembunuh bayaran yang menyamar sebagai pelayan itu menodongkan pistol ke arah Mu Shenan. "Pesan terakhir…" Mu Shenan bergumam dan memikirkan sesuatu. "Aku belum punya." Sahutnya sembari melirik pembunuh bayaran itu dengan malas. "Hahaha… Maafkan aku Tuan Mu. Sepertinya aku harus membunuhmu sekarang." Pembunuh bayaran itu tertawa sejenak. Pria bernama Mu Shenan itu sangat polos! Batinnya dalam hati sebelum akhirnya ia mendengar pria tampan itu mengatakan sesuatu yang mengejutkannya. "Mirror. Bereskan." Seru Mu Shenan kepada para snipers dan bodyguard bayangannya yang sudah bersiap dari titik-titik tak terlihat. Sungguh, Mu Shenan tidak ingin hal sepele semacam itu mengganggu istirahat sorenya. Sambil mengangkat jarinya, Mu Shenan yang te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN