Perjanjian

1419 Kata

Christ, lebih dahulu sampai di banding Hermes, Claudia dan Walter. Ia berdiri enggan masuk duluan, ia tidak tau di gedung tak terpakai itu ada siapa saja. Tak seberapa lama, Hermes dan Claudi sampai ke gedung itu. Tubuh yang berkeringat, dan sedikit membiru akibat udara yang begitu dingin. Dan wajar saja mereka membiru, sebab, mereka berlari di udara yang begitu dingin di hutan. Claudia masuk tanpa menegur Christ walau ia melihat laki-laki itu berada di depannya. Claudia melangkah dengan wajah sangat kesal, ya, ia kesal oleh sikap Christ yang plin-plan. Ia sangat tidak suka pengkhianatan, lalu Hermes menyusul dari belakang sambil memapah Walter yang terluka cukup parah. Walter hanya melirik saja tanpa senyum, tapi tidak dengan Hermes, ia masih tetap tersenyum walau hatinya sangat kecewa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN