"Wow, tunggu dulu! Aku kesini ingin berdamai pada kalian bertiga--" Christ mencium bau berbeda pada Walter. "Siluman Rubah?" Kata Christ menatap tajam kearah Walter. Ia terlihat terkejut saat ada klan Rubah di antara dua manusia serigala. "Bagaimana ada siluman Rubah di antara kalian?" Tanya Christ bingung. Ia mengerang. Begitu juga dengan Hermes, Claudia dan Walter. Mereka membalas erangan Christ. "Itu bukan urusanmu!" Tandasnya. "Lagipula, buat apa kau mengikuti kami sampai ke sini?" Selidik Hermes penasaran. Christ menarik napasnya, kemudian menghempaskan napas pelan-pelan. "Oke, lebih baik kalian redakan dulu emosinya. Ada hal yang ingin aku bicarakan pada kalian!" Papar Christ mengusulkan. "Bicara tentang apa, hah?" Tanya Claudia. Hermes sudah tidak sabar ingin sekali memukul wa

