Perpisahan

1300 Kata

Rupanya, Nyonya Ester lupa siapa Claudia. "b******k, tunggu giliranmu untuk mati anak muda!" Kata Nyonya Ester menggeram. "Tapi, kayaknya darahmu lebih menggiurkan di banding kedua orang itu!" Katanya sekali lagi sambil menunjukan senyuman menyeringainya. Ia mengelus pipi puterinya sendiri. Ingatan Nyonya Ester setelah menjadi vampir benar-benar terhapus. Tak ada sedikitpun yang tersisa tentang keluarganya, termasuk Claudia. Tangan berkuku jari sangat runcing itu mulai turun kebawah. Tepat di leher Claudia, nyonya Ester mencekik lehernya. Claudia mendongakkan kepalanya saat kuku-kuku tajam milik ibunya mulai menyakiti lehernya. Setetes darah mulai keluar dari luka tusukan kuku Nyonya Ester. "Jangan ibu, aku mohon jangan kau lakukan itu sama aku!" Pindah Claudia. Nyonya Ester terdiam ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN