"Mau apa kau?" Kata Christ dengan bibir bergetar. Hermes tak menjawab, kakinya terus bergerak maju mendekati Christ yang sudah terdesak meja bar. Wajahnya semakin pucat, detak jantungnya terdengar tak beraturan, sudah tak ada jalan lain untuk kabur. Ia menoleh sambil, "sial, tidak ada jalan lain!" Bisik batin Christ resah. Wajahnya sudah sangat pucat di hadapkan dengan mahluk mengerikan seperti ucapan ayahnya. Tangan Christ meraba-raba, ia mencari sesuatu di atas meja bartender. Hanya sebuah botol bir kosong yang ia temukan di meja, dan botol itu tidak akan pernah mempan untuk membuat pingsan Hermes yang berwujud seperti monster. Wujud yang lima kali lebih besar dan mengerikan dari perkelahiannya dengan Matheus di jembatan. Tak ada benda lain, hanya botol itu satu-satunya yang mungkin

