BAB 24

1698 Kata

Matahari bersinar dengan teriknya saat Julio sudah bersiap dengan pakaian santainya. Hari ini dia berencana untuk mengajak Elysia untuk berjalan-jalan di sekitaran rumahnya. Sebuah rumah yang berada di hutan kawasan packnya. Rumah masa kecilnya yang selalu menjadi tempat Julio menenangkan pikirannya dari kemelut dunia.  Elysia menghampiri Julio yang sudah menunggunya. Lelaki itu menyunggingkan senyum ramah, senyum yang menurut Elysia sangat berbeda dengan senyum-senyum Julio selama ini dan itu membuat hatinya menghangat.  “Apa kau selalu mengumbar senyum seperti ini kepada gadis lain?” tanya Elysia penasaran. “Aku selalu memberikannya untukmu.” Julio menarik pergelangan tangan Elysia lembut. Dia kemudian mengoleskannya sesuatu yang dingin di atas permukaan kulit pergelangan tangan Elysi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN