19 - Kesempatan dalam Kesempitan

1554 Kata

Akhirnya Sienna merasakan apa yang biasanya dirasakan oleh pekerja lain. Kali ini, ia sudah bergabung dalam sebuah tim mandiri yang memiliki proyek dan bekerja dengan dikejar deadline setiap harinya. Meski sedikit kewalahan, tetapi Sienna masih bisa mengatasinya. “Sienna! Itu si Fatma sakit. Kayaknya anemia deh. Jadi, hari ini mau saya liburin. Kamu bisa gantiin tugas dia? Antar makanannya ke kantor, ya! Nanti Johan yang nyetir,” perintah atasan Sienna. “Saya sama Mas Johan aja, Bu?” “Iya. Nganter doang sama nurunin kok. Bisa, kan?” Sienna mengangguk. Sebagai orang yang tidak enakan, memang apa lagi yang bisa ia lakukan? Kemudian, Sienna membantu beberapa karyawan yang menaikkan tumpukan box makanan itu ke mobil. Setelah itu, Sienna masuk ke bangku depan, di samping rekan kerjanya yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN