Sienna membanting tubuhnya di sofa. Ia baru saja pulang dari hari pertamanya bekerja. Kalau diingat-ingat, padahal hari ini ia tidak melakukan banyak hal. Ia lebih banyak mendengarkan dan menyimak dibanding membantu secara tenaga. Namun, Sienna merasa lebih lelah dibanding saat ia membereskan rumah. Tampaknya, yang membuat Sienna merasa lelah bukanlah kegiatan fisiknya. Melainkan karena ia harus bertemu banyak orang setelah sekian lama. Energinya pun dengan cepat terkuras. “Kak.” Suara panggilan itu membuat Sienna sontak membuka matanya. Ia nyaris saja tertidur di sofa. Untung saja, Glen segera menyadarkannya. “Maaf. Aku udah ngantuk banget.” “Kalau begitu, pindah ke kamar aja! Memang nyaman tidur di sofa begitu?” balas Glen. Sienna menatap jam dinding yang ada di ruang tamu. Sudah p

