Sayap-sayap kecil dengan warna merah, biru, ungu dan ragam lainnya nampak menghiasi gelapnya malam di hutan Foie yang tidak terjamah manusia karena lokasinya yang terlalu jauh dari kota dan Mereka bergerak lincah membangun tempat tinggal yang terbuat dari dedaunan dan ranting-ranting pohon. Para peri mungil yang cantik ini memilikki kemampuan masing-masing. Ada yang ahli dalam percintaan, ada yang ahli dalam keberuntungan, dan ada juga yang ahli dalam mengatur mimpi. Biasanya, para peri yang sudah dianggap cukup dewasa akan 'keluar' dan membantu makhluk lainnya yang kesulitan. Makhluk yang mereka bantupun macam-macam, mulai dari hewan, tanaman sampai manusia pilihan. Tapi jika itu manusia, maka peraturannya ada satu. Yaitu, para peri dilarang berhubungan langsung dengan manusia. Tida

