147. Hari pertama

1670 Kata

“Deema, kamu baik-baik saja?” tanya Aiden yang kini baru berani bertanya kepada Deema, setelah ia diam beberapa saat. Deema pun mengangguk. “Iya, Mas. Tadi aku pusing banget dan mual, tapi sekarang udah baikan,” jawabnya. Mendengar kabar Deema, membuat Aiden menghela napasnya lega. “Tapi ini serius? Atau saya harus panggil dokter sekarang juga?” “Enggak perlu, Mas … aku dari semalam memang sudah masuk angin,” ucap Deema kepada Aiden, agar Aiden tidak melebih-lebihkan masalah yang tidak serius ini. “Yasudah kalau begitu. Kamu istirahat saja, atau mau makan terlebih dahulu?” Sebelum menjawab, Deema melihat kesekelilingnya. Kamar ini cukup mewah, dan barang-baramg yang ada di dalam kamar ini terlihat minimalis. Juga kamar ini memiliki kaca besar yang langsung menghadap ke arah taman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN