PART 21

2130 Kata

Rasa sakitku ternyata tidak layak dibandingkan dengan rasa sakitmu. Maaf, aku seharusnya tidak pernah meninggalkanmu.  *** Nara sampai rumah dengan basah kuyup. Ia kedinginan, berjalan cepat memasuki kamar sebelum mamanya sadar Nara sudah pulang dengan keadaan yang kacau. Nara bersin beberapa kali setelah mandi dengan cepat, mencuci rambutnya agar tidak sakit. Ia kemudian berbaring di tempat tidur sambil memandang langit-langit kamar dengan perasaan hampa, mengingat jawaban Deeka yang sangat membuat hatinya terluka. Bukan hanya hati. Harga dirinya pun juga terluka. Sangat sulit baginya mengumpulkan keberanian untuk menyatakan perasaannya. Namun, Deeka dengan mudah menolak Nara, tanpa memikirkan bagaimana perasaan Nara.                 Nara memang sudah berhenti menangis. Ia sudah terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN