Epilog

1503 Kata

Dear diary, Aku Anisa Restiani. Hari ini sedang duduk di balkon kamar. Menikmati semilir angin yang menyejukkan. Setahun lalu, aku ingat dengan jelas. Hidupku yang begitu kacau balau. Hari ini, aku sedang merayakan kebebasanku sendiri. Ya, kebebasan dari rasa tertekan sera perasaan cemas yang pernah merajai singgasana hati dan pikiranku. Perasaan sulit terkendali yang meronta akibat tekanan serta ancaman dalam hidupku. Dulu, aku merasa seperti ilalang yang terinjak dengan bebas oleh kaki-kaki tak berperasaan. Atau seperti rumput liar yang dengan paksa dicabur serta dibuang dan terabaikan begitu saja. Dulu, aku tak memiliki banyak hal indah yang bisa kubagikan dalam kisah hidupku. Semua suram dan penuh liku-liku. Mungkin benar, habis gelap terbitlah terang. Setelah bersusah payah, pas

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN