Suara Hati Gavindra

503 Kata

Anisa... Apa yang terjadi padaku? Kenapa keberadaan kamu semakin meresahkan hati dan pikiranku? Aku yang terbiasa membiarkan kekosongan dalam jiwaku. Sekarang seolah terisi dengan sendirinya. Aku yang terbiasa sibuk dengan kesendirianku, kenapa kamu membuatnya jadi berbeda. Aku yang terbiasa melakukan segala sesuatu pribadiku seorang diri, sekarang kamu membantunya. Dengan sangat telaten dia bahkan menjaga dan merawatku ketika sakit. Nggak sekali pun kudengar dia mengeluhkan diriku. Bahkan, dia nggak jijik membersihkan bekas buang air kecil dan besarku. Nggak cuma itu, ingat kan waktu kami di kamar mandi dan dia membantuku mencukur rambut di area terlarang? Rasanya sangat menggelikan sekali. Masih bisa kuingat ekspresi menggemaskan Anisa. Aku yakin dia baru pertama menyentuh barang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN