Jutaan Kerisauan Disha

1733 Kata

“Hari ini saya pulang agak telat. Jadi kamu jangan menunggu saya pulang nanti." Aku hanya menoleh melihatnya yang lagi menyesap kopi di cangkir nya. Tumben-tumben nih si manusia kutub utara mengajak bicara, terus pakai jangan menunggu dia pulang bekerja segala lagi. "Daripada nungguin kamu pulang, lebih baik aku tidur." Ucap Disha memakan roti selai coklatnya. “Kalau ingin bohong, cari alasan yang kuat. Mana ada orang tidur, kamarnya ribut begitu." Ujar Kenzo menggelengkan kepalanya. Kok dia bisa tau, yah? Padahal sebisa mungkin aku sudah pelan-pelan tidak menimbulkan suara di kamar saat dia lewat. “Ingat Disha. Pulang kerja, jangan ke mana-mana. Kalau kamu ingin pergi jalan, besok saja. Jangan hari ini. Apa kamu mengerti?" Lah, padahal baru rencana singgah di supermarket buat be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN