Di dalam rumah milik Vivi, mereka masih melepaskan lelah setelah melakukan perjalanan yang cukup lama. Terutama Shane yang kini masih terlelap. Theo merapikan barang-barang di dalam kamar, sedangkan Vivi masih berada di lantai satu untuk menyiapkan makanan. Sebelum sampai di rumah, mereka menyempatkan diri untuk mampir ke minimarket. Karena Vivi tahu jika tidak aka nada apapun di rumahnya. Sampai akhirnya, saat Vivi akan meraih piring, Theo memeluknya dari belakang. “Yang! Ish! Hampir aja pecah piringnya!” protes Vivi. “Lu tinggal di sini selama ini?” tanya Theo. “Ini rumah ke tiga sih. awalnya gue stay di rumah Papa, terus males sama Mama, gue pindah ke rumah yang ada di dekat kampus, gara-gara di sana bising, dan gue sensitive banget, jadinya beli ini rumah deh.” “Gapapa, kita jadi

