Chapter 72

1188 Kata

“Ma, Theo titip Vivi bentar ya?” “Kamu mau kemana? Viana belum bangun, nanti dia cariin kamu.” “Bentar aja, Ma.” “The, kamu pasti mau minta tanggung jawab ke Tyra kan? Udah, biar jadi urusan Mama sama Papa. Kamu di sini aja jagain Viana. Dia lebih butuh kamu dari pada Mama. Kamu harus kuatin Viana di sini,” ujar Aqila dengan wajah sembab karena melihat keadaan Vivi. Sebelumnya … Theo bersama Aqila berada di pemakaman, Theo menidurkan bayi mungil yang berjenis kelamin laki-laki itu di dalam peti. Wajahnya sangat tampan, meski memiliki luka dibagian wajah dan tubuhya. isak tangis tidak bisa Theo tahan. Ia meneteskan air mata dengan mengantarkan bayi itu dalam peristirahatan terakhirnya. “Maafin Papa yang belum bisa jagain kamu.” Theo menutup peti itu , dan dengan bantuan beberapa oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN