Chapter 43

1271 Kata

Theo sedang duduk di ruang kerjanya. Dia terlihat memijat kepalanya perlahan. Begitu banyak yang dipikirkan oleh Theo saat ini, tidak hanya perihal pekerjaan saja, tetapi juga mengenai hubungan percintaan bersama dua wanita yang tidak bisa dihindari. Beberapa kali Theo mendapatkan panggilan dari klien dan juga Aaron. Namun, tidak satupun dari panggilan itu ia terima. Sampai akhirnya, lamunan itu menghilang karena ada seseorang yang datang dan membuat Theo cukup terkejut. “Mikirin gue?” “Bangcat! Kaget gue,” ucap Theo. “Lagian, lu diem udah kek orang kesurupan aja,” ujar pria itu. “Apaan sih?” tanya Theo. “Gue kebetulan aja lewat, makannya mampir Cuma buat nyapa elu,” ujarnya lagi. “Sendirian aja?” tanya Theo. “Iya, Geges lagi jalan sama anaknya,” jawab pria yang ternyata adalah Bar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN