EPILOG

1805 Kata

Ziya POV Hari berganti menjadi minggu. Tak terasa waktu dengan cepat berlalu. Sang malaikat kecil yang ada di rahimku kini sudah memasuki minggu ke-34. Tak terasa beberapa minggu lagi di akan terlahir ke dunia ini. Selama masa kehamilan ini tak lupa selalu aku dan abinya membacakan surah-surah Al Qur’an. Kami ingin ia menjadi pecinta Al Qur’an. Dalam dunia kesehatan pun sangat dianjurkan mengajak buah hati dalam kandungan untuk membaca Al Qur’an. Hal ini dilakukan untuk melatih syaraf motorik pada anak. Janinku, dia si kecil yang aktif. Tak jarang aku merasakan kesakitan karena ulahnya yang menendang-nendang seperti saat ini, aku tengah murajaah surah Yusuf sedang Kak Azril, abinya tengah membuatkan s**u untukku. Disela-sela murajaahku, aku meringis menahan sakit. “sss...ssss” aku berd

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN