Bab 14 . Perjalanan rumah tangga Aluna dan Abian tak berubah, hanya dingin dan beku yang tersisa dalam hatinya keduanya. Tepatnya dalam hati Aluna lebih besar rasa cemburu. Aluna seolah merasakan tusukan demi tusukan yang menembus jantungnya. Sakit saat diam-diam ia menemukan Abian dan Haura sedang bermesraan. Kadang saat Haura sedang mencuci piring, kadang saat ia tengah melayani mereka makan. Sebagai seorang perempuan, Aluna bisa melihat bagaimana tatapan cinta Abian untuk istri pertamanya. Meskipun Haura tampak menjaga diri, karena ia sedang melayani majikannya. Ia masih dengan kuat menyembunyikan statusnya. Abian sebenarnya tak rela membiarkan Haura merasa lelah dengan pekerjaannya. Namun, itu semua adalah permintaan Haura sendiri. Alasan yang baru Aluna ketahui sejak beberapa bul

