Erza yang terlalu lelah pun akhirnya merasa kesal. Dia akhirnya membentak Bianca. "Ruangan ini sangat luas. Kenapa kamu tidur di lantai sebelah sini?!" Kata Erza kesal. Bianca pun menundukkan kepala. Dia tidak berani menjawab pertanyaan dari laki-laki yang tengah berdiri di depannya itu. "Pergi! Cepat cari tempat lain! Kamu menghalangi jalanku!" Ujar Erza. Gadis itu langsung membereskan selimut dan juga bantalnya, kemudian dia mencari tempat untuknya tidur. Setelah melihat ke sekeliling kamar itu, dia akhirnya membentangkan selimutnya di bawah jendela, dan akhirnya dia tidur di situ. Walaupun terasa sangat dingin, namun Bianca tetap memilih tidur di situ karna dia tidak akan mengganggu Erza ketika laki-laki itu berjalan. Keesokan paginya Bianca merasa tubuhnya tidak enak. Dia

