Chapter 55

1000 Kata

"Bianca." Panggil Erza. Namun, tidak ada sahutan dari gadis itu. Erza pun bingung harus mencarinya kemana. Dia akhirnya meminta bantuan orang suruhannya untuk mencari Bianca. "Seharusnya aku tidak meninggalkan dia." Gumam Erza. Sepuluh menit kemudian. Ponsel Erza pun berdering. Dia langsung mengangkat panggilan masuk tersebut. "Halo," jawab Erza. "Kami sudah menemukan Nona Bianca, Tuan." Ujar si penelepon. "Dimana dia?" Tanya Erza. "Sekarang Nona bersama dengan kami." Ujar si penelepon. "Tunggu aku. Aku akan segera ke sana." Ujar Erza. "Baik." Setelah itu pembicaraan mereka pun berakhir. Erza langsung bergegas menghampiri Bianca yang tengah bersama dengan orang suruhannya. Beberapa saat kemudian. Erza sampai di tempat orang suruhannya berada. Dia langsung menghamp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN