Joe membuka matanya perlahan, ia merasakan dua tangan yang lebih kecil darinya menepuk dan mencubit sekitar wajahnya. Sang pelaku juga mengaung-ngaung seperti minta diajak bicara. Lebih tepatnya belum bisa mengatakan sepatah katapun dengan mulut mungil itu. Siapa lagi kalau bukan Deslyn. Sepertinya bayi mungil yang sudah berumur 2 bulan itu bangun lebih dulu dari dua laki-laki di sampingnya, Joe dan Sungjin--Tuan Park. Ya, pria paruh baya itu bergantian dengan sang istri karena Yungmi ingin memasak sesuatu untuk mereka. Bukannya menjaga ia malah tertidur disamping Deslyn yang ditengah agar tidak terjatuh. Joe menebarkan pandangannya keseluruh ruangan, ternyata ia sudah dirumah sang Nenek-Kakek. Ia juga melihat Kakeknya tidur meringkuk diujung kasur seperti menjaga Deslyn agar tidak j

