1 tahun kemudian.. "Bye, Daddy!" Teriak Joe dengan senyuman di wajahnya pada David yang melambaikan tangan ketika ia sudah memasuki pagar sekolah. Ketika mobil sang Ayah sudah mulai menjauh, barulah Joe membalikan badan dengan wajah andalannya--datar yang begitu kaku. Entah mengapa, sepertinya Joe memang tidak menyukai apapun tentang sekolah. Di New York, maupun di Korea sekalipun. Menurut Joe suasananya sama, bisa dibilang sekolah di Korea lebih mengerikan dari pada sekolah sebelumnya. Tapi ia tidak mengeluh dan tetap menjalankan tugasnya selama di sekolah dengan benar agar tidak menyusahkan Mommy dan Daddynya. Toh, kedua orang tuanya tidak pernah menuntutnya untuk menjadi terpintar di kelas, kedua orang tuanya lebih menegaskan Joe untuk mempunyai teman dengan sebayanya yang sangat su

