Gagal

1630 Kata

Aroma daging ayam dengan beberapa bumbu masakan di atas teplon yang panas mengisi ruang dapur. Jae sedang memasak untuk toping roti gandumnya pagi ini. Sedangkan Joe? Putra kecilnya itu sudah berangkat sekolah dengan sang Daddy. Ya, pria itu menepati janjinya untuk kemari ke esokkan harinya. David sudah berada di rumahnya pagi-pagi sekali sebelum Joe bersiap untuk sekolah. Saat datang pria itu langsung memeluk Joe dengan erat sampai-sampai Putranya memukul lengan David sambil berteriak minta dilepas. Bukannya meminta maaf, David malah tertawa lalu menciumi seluruh wajah kecil Joe. Ah~ pemandangan yang mampu membuat hati Jae menghangat, bahkan membuatnya tersenyum kecil saat mengingatnya. Namun, tiba-tiba bayangannya buyar saat mendengar suara beriton yang sangat Jae kenali, David kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN