Ex Husband 13

1028 Kata

Gemerlap lampu malam menjadi teman termenung Devan saat ini, pria itu tengah berdiri menghadap jendela besar apartemennya satu tangan kiri yang dia masukan ke dalam saku celananya, lalu tangan kanan yang memegangi segelas minuman berwarna merah. Beberapa cahaya berlalu lalang dibawah sana, namun bukan itu yang menjadi pusat perhatian Devan, pikirannya berkecamuk atas kejadian siang tadi saat dirinya berbicara dengan Sekar. Wajah Sekar yang berubah menjadi memerah seperti menahan amarah yang sudah sangat lama sekali dia pendam, kedua mata yang sudah siap meluncurkan air matanya yang menumpuk di pelupuk. Untuk sesaat Devan memejamkan kedua matanya dengan menghembuskan nafasnya pasrah. "Apa yang lo katakan pada Sekar tadi?" Suara seseorang mengintrupsi lamunan Devan. Devan hanya melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN