Polos dan Menyedihkan

1343 Kata

Ama ragu menyapa Mus yang masih marah padanya, ia pun dari kemarin tak tau harus menjelaskannya bagaimana. "Mus ...." Mus tak menjawab dan terus berpindah ke tempat satu dan tempat yang lain, sampai di taman Ama memberanikan diri untuk menahan tangan Mus agar ia berhenti bergerak. "Apaan sih pegang-pegang, siapa elo?" "Maaf Mus, aku mau jelasin yang kemarin tapi WA-ku kamu blokir." Mus tak bisa membalas lagi, akhirnya ia duduk di salah satu bangku taman dan membiarkan Ama duduk di sampingnya. "Anu, aku gak tau harus gimana ngomongnya, tapi ...." Awalnya Mus ingin mengeraskan hatinya agar tidak goyah, tetapi malah ia melihat Ama menangis dan tertunduk di sampingnya. Bagaimana Mus bisa tetap keukeuh ketika sosok kuat seperti Ama bisa menangis pilu seperti menahan beban yang sangat be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN