Malam yang tenang, Fabi menuangkan wine untuk sang kekasih. Kamar yang tenang bernuansa gelap itu, adalah saksi bisu hubungan kedua saudara kandung yang masih saling mencintai meski sudah pernah berpisah lama. Xin melamun, tak memperhatikan wanitanya yang sedari tadi bertanya padanya. "Xin!" panggil Fabi. Xin menoleh ke arah kekasihnya dan menerima gelas berisi wine yang disodorkan padanya. Pelan sekali ia menyesapnya, merasakan rasa setiap bahan yang ada si dalam kandungannya. Xin dan Fabi sama-sama bebas, mungkin itu yang membuat keduanya cocok. Namun masalah hubungan, keduanya saling setia dan berkomitmen kuat. Kemudian, Fabi meletakkan gelas di tangannya di atas meja nakas dan mengambil gelas milik Xin untuk diletakkan di tempat yang sama dengannya. Wanita itu mulai mendekati kek

