Penyempurna Jiwa

1379 Kata

Saking banyaknya anggota keluarga Xin, meja makan dibagi menjadi lima yang berisi masing-masing lima belas kursi, semuanya berbentuk bundar. "Eh, Xin sama-sama udah ada tanda-tanda" tanya Tante Nelli. Xin terkekeh, "Tanda-tanda apalah Tante, Xander masih polos, gak ngerti." "Polos, pale lo polos!" "Sayang," peringatan Willy. Deana langsung mengkeret tersenyum ke arah suami tercintanya. "Tanda-tanda anak lah Xan," ujar Nelli tersenyum. "Oooh anak, sebenernya keinginan itu ada ...." Semua yang ada di meja makan, yakni keluarga Yohan, Tante Nelli, Tante Selly dan Om Juan. Mereka memperhatikan Xin yang sepertinya ingin mengungkapkan sesuatu. "Tapi aku menundanya karena Syla masih kuliah, dia gak keberatan sih jika memang dikaruniai anak sekarang, tapi aku yang gak tega. Kami bakal n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN