"Selamat ulang tahun Xin Xander!" Xin kaget mendengar Ama bilang begitu, ia bahkan lupa dengan ulang tahunnya sendiri. "Maaf yah aku baru inget setelah ada alarm, aku juga belum nyiapin kado. Tapi biar lebih kerasa aku akan bikin sesuatu yang lebih berkesan. Tunggu ya ...." Xin kebingungan, tetapi ia melihat ke belakang ke arah dapur dimana dengan semangatnya Ama membuka kulkas dan mencari sesuatu, kemudian ia membuka lemari di bagian atas. Xin tersenyum lucu, Ama memang unik. Kadang ia terlihat kalem sekali, tapi bisa juga kalau sedang mood, mode cerewetnya keluar, tapi ia juga bisa jadi ganas ketika marah dan bisa sangat menyedihkan ketika saatnya tiba. Entahlah, Xin bingung dengan perubahan sikap perempuan, memang benar mereka adalah makhluk paling rumit dan tak bisa dimengerti.

