Setelah drama kecil tadi, Xin memutuskan untuk mengakhiri sesi belajar. Lagipula itu sudah jam sebelas dan sebentar lagi waktunya makan siang. "Kamu ikut makan siang sini aja Nev," ujar Xin. Nevi agak terkejut, ia tak pernah mendapat klien sebaik Xin. Sudahlah tampan, baik, keliatan sayang banget sama keluarga, siapa yang tidak klepek-klepek. Tetapi Nevi sudah sering mendapati pria tampan yang baik, sekarang ia harus bersikap profesional dan tetap tahan akan godaan pria tampan itu. Siapa yang tau kalau sebenarnya Xin sudah punya pacar atau bahkan sudah menikah. Oh, Nevi tak tau kalau Xin memiliki keduanya, pacar dan istri. "Duh, gak usah Kak, aku lnagsung ke asrama aja," tolak Nevi basa-basi. "Enggak papa, ikut aja Mba Nevi. Yuk sini makan siang bareng, biar nanti di asrama tinggal i

